Sungguh, mengganggur itu membawa petaka yang besar. Selain menjadi tidak produktif, mungkin saat menganggur kamu akan melakukan suatu hal "iseng" yang punya dua kemungkinan: menghasilkan hal negatif atau positif. Namanya juga menganggur, jarang sekali yang membuahkan hasil positif, kebanyakan justru keisengan yang tidak ada gunanya.
Saya, baru saja mengalaminya, dan miris sekali. Karena "ke-anggur-an" saya itu tadi, saya baru saja memutuskan hubungan dan tali silahturahmi seseorang kepada dunia lamanya. Entah, pikir saya, dia merasa kami tak membawa manfaat dan kebaikan untuknya. Sungguh saya merasa bersalah sekali atas hal itu. Memang sayalah yang salah, 20 tahun namun bersikap seperti baru 14 tahun.
Saya mohon, kembalilah. Maafkan kesalahan kami. Kami sadar sudah seharusnya kami semua menjadi dewasa, mematangkan pemikiran dan tingkah laku kami, namun ada kalanya kami ingin kembali ke dunia lama, ke "rumah" dan "keluarga" kami dan bercanda ria seperti saat dahulu. Pemikiran kami sudah matang, hanya di depan penghuni "rumah" itu saja kami berlaku seperti "saat masih dulu". Mengertilah.
Apa nanti kalian semua, teman, saat kalian sudah menjadi seseorang yang sukses dan terkenal, kalian akan berubah? seakan dunia kalian yang sekarang telah terputus dari dunia lama, tidak perlu dan tidak penting untuk sejenak kembali seperti dahulu lagi? Apa iya?
Apakah semua harus diukur berdasarkan suatu materi atau tingkatan? Tidak bisakah kita kembali seperti dahulu tertawa dan bercanda bersama dengan lepasnya tanpa memikirkan "apa ini memberikan sesuatu pada saya?"
Renungkan dan jawablah sendiri teman....
we've all got both light and dark inside us what matters is the part we choose to action. That's who we really are.
Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 April 2015
Jumat, 30 Agustus 2013
Jumat, 19 Juli 2013
Is it the end of our friendship? No, its the beginning of our story :)
3 tahun sudah lamanya bersekolah di tingkat SMA dan kini waktu yang berkuasa untuk "mengusirku" dari tempat tercinta ini. SMALA.
Siapa pun yang baru lulus hampir bisa dipastikan ngomong begini "nggak terasa ya udah 3 taun, uda lulus SMA." and so do I :)
Memang 3 tahun itu waktu yang sangat singkat, sangaaat singkat, apalagi jika kau menikmatinya. Dan aku, sangat menikmati proses yang kulalui di tempat tercinta ini. Memang tidak semuanya manis, banyak pahitnya dan dukanya juga. Bahkan waktu kelas X dulu aku sempat berpikir "seandainya aku bisa pindah sekolah." atau "aduh kenapa sekolah ini nggak kayak sekolah yang lain, sih." dan yang paling kekanak-kanakan saat malam hari MOS kedua aku sempat menangis dan merengek pada orang tuaku untuk tidak ikut MOS saja dan dibuatkan surat ijin tidak masuk -,,-
Tempe, ya...
Hahaha tapi nggak apa, karna semua hal itulah yang membuat aku menyadari betapa uniknya, luar biasanya, kerennya, hebatnya tempat ini :)
Aku yang dulu awalnya cuma cewek 15 tahun bisa yang polos, lugu (lucu dan guoblok wkwk), self minded, lelet, ngga bisa apa-apa sekarang sudah selesai diproses oleh tempat ini. Ngga tau juga hasilnya mateng atau nggak, kualitas pro atau KW super, tapi aku tetep bersyukur karena di sini lah aku mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan teman-teman yang luar biasa juga, yang mungkin nggak bisa aku dapatkan di tempat lain. Aku yang dulunya belum ngerti apa artinya persahabatan yang sebenarnya, setia kawan, rela berkorban, kontribusi, dlsb rasanya sekarang aku mulai memahaminya.
Aku ngga akan cerita gimana dahsyatnya tempat ini menelorkan pemimpin-pemimpin peradaban yang hebat, karena pasti sudah banyak blog dan orang yang bercerita mengenai hal ini hehe. Di sini aku ingin bercerita se-upil cerita yang mungkin belum banyak orang yang menceritakannya, saat aku bertemu dengan teman-teman -- yang tidak pernah kusangka akan menjadi teman terbaikku :)
Berawal dari berakhirnya Perisai, Kamis 15 Juli 2010. Tiap anak di kelas memperkenalkan dirinya masing-masing, jujur sebenarnya sekarang aku sudah lupa bagaimana perkenalannya dulu, aku cuma inget samar-samar seiprit. Yang benar2 aku ingat cuma perkenalannya Askar yang tiba2 matanya kedip-kedip sendiri dan kepalanya tengeng2 sendiri (maaf ya Kar, tapi aku bingung nggambarin ekspresimu itu gimana...) dan Esther yang bilang, "Nanti kalo kepala saya udah nempel meja, mohon dibangunkan yah." dan siapa sangka anak yang kepalanya gampang banget nempel meja ini sekarang sudah menjadi "Maba Fakultas Psikologi Universitas Indonesia" :) Ohyaa ada satu lagi! tidak perlu sebut nama -- anak ini waktu perkenalan sempat menarik perhatianku. Celananya dilinting. Hehehe, tapi kan waktu itu aku belum tau maksudnya apa....
Kelas X menjadi masa adaptasi yang lumayan susah buat aku. Itu buktinya sampai pingin pindah sekolah hahaha. Ternyata SMA lumayan "keras" juga ya haha. Seperti anak SMP baru lulus yang lain, rasanya itu pingin baliiik aja ke SMP lagi, ketemu temen SMP lagi, tapi sederet jadwal sekolah dan generasi memupuskan niatku itu. ah.... Tapi siapa sangka, justru inilah awal dari semuanya!
Cheerliar... agak kagok gimana gitu ya.. kita baru kenal ada 2 bulanan mungkin terus tiba2 disuruh kompak, ngerjain ini itu, belajar sambil latiah cheerliar, belajar sambil bikin pom-pom. Awalnya seneng banget sih, maklum belum nemu ginian sebelumnya, terus sempet stress sampai nangis2 karena nggak selesai, tapi akhirnya seneng lagi karena dari cheerliar ini tanpa aku sadari ternyata aku udah belajar banyak hal. Kompak, rela ngeluangin waktu buat sesama, manajemen waktu juga, setia kawan, dlsb yang positif lah intinya. Dari sini juga aku mulai kenal pribadi tiap anak, gimana kalo mereka bekerja dalam suatu tim, siapa yang punya skill leadership, siapa yang rajin, siapa yang pekerja keras, siapa yang ternyata awesome bgt, siapa yang sukanya cuma dateng duduk trs ongkang-ongkang, siapa yang idc banget hahaha. Pokoknya hampir semua sifat anak kebuka deh haha, ya walaupun belum sepenuhnya tapi itu uda cukup menggambarkan pribadi tiap anak :D tapi yang terpenting karena kegiatan ini kita makin memahami satu sama lain, kita makin kenal satu sama lain, makin sayang dan makin deket! hehe. Sebenernya ngga cuma cheerliar aja yang bikin kita deket, cereal cemol juga, dan yang paling greget, LIBURAN KELAS! wohooo
mungkin efeknya ngga sampai kayak cheerliar yang sifat tiap anak jd keluar, tp di liburan ini kita jadi makin deket karena kita punya waktu sehari penuh sama temen sekelas, ah unyu kan.
Tapi sejujurnya... waktu itu aku masih agak awkward sama kalian...
Kelas XI, wuh masa-masa yang indah katanya. Memang sih masa-masa kelas XI ini masa gencar2nya ikut organisasi, kepantiaan, lomba-lomba, dan main-main haha. Tapi mungkin agak beda cerita buat yang fokus olim. Eh tapi siapa tau definisi "main-mainnya" mereka malah belajar, kan persepsi orang bisa beda-beda hehe dan semua orang bebas memaknai kata atau kiasan yang mereka pilih :). Awal-awal tahun kelas XI banyak aku habiskan di SS dan kepanitian, memang jadi kurang kumpul sama temen-temen tapi aku juga mendapat pembelajaran yang berharga kok, jadi tetep ada imbal baliknya. Setengah tahun berikutnya, masa yang indah! Tiap anak sudah jadi "expert" di bidangnya masing-masing, ada yang jadi "petinggi", ketua SS, kordiv, korbid, BPH apapun itu di OSIS, kepanitiaan, SS, dan lain sebagainya. Rasanya kayak informasi apa aja kita tau karena jadi pengurusnya hahaha. Ini juga jadi masa-masa yang sibuk buat kita karena kita punya banyak tugas dan amanah di tempat kita berkontribusi. Dari sini aku jadi tau betapa "sangar" nya tiap anak, mereka punya bidangnya sendiri-sendiri. Tapi tetep, kalo balik ke kelas, kesangaran mereka ludes hahaha. Kalau udah di kelas yaudah jadi seperti murid SMA pada umumnya haha, tapi kalau uda di lapangan, wuuu beda jauh ._.
Hebatnya kita, di kelas XI masa yang super sibuk ini kita masih sempet liburan kelas lagi wuhuuu dan nggak tanggung-tanggung. Kemanaa?? BALI! Kita emang jarang jalan bareng, tapi sekali jalan, nggak tanggung-tanggung! hahaha. Kali ini nggak cuman sehari, tapi 4 hari. Menghabiskan waktu bersama-sama 4 hari membuat kita lagi-lagi semakin dekat satu sama lain, 4 hari kita habiskan penuh kegembiraan dan tawa, 4 hari kita habiskan dengan bercanda dan bersenang-senang. Saat itu kita ingin waktu untuk berhenti berputar sejenak, kita ingin merasakan kebersamaan dan kegembiraan lebih lama lagi... dan semenjak itulah... Aku sudah benar-benar nggak awkward sama kalian :')
Kelas XII, the senior year.
Bayang-bayang perpisahan sudah menghantui. Padahal rasanya baru saja kemarin kita selesai Perisai, kenalan, ke Bali, tapi sekarang sudah di penghujung tahun. Masing-masing dari kita mulai menata masa depan. Masa sibuk berorganisasi sudah berganti dengan sibuk belajar dan les. Aku sendiri, di awal tahun kelas XII merasa sangat hampa. Rasanya saat itu tiap anak seperti datang-duduk-belajar-pulang. Saat bel pulang berbunyi, 30 menit kemudian kelas sudah kosong.
Tapi ternyata itu hanya sebentar! Haha. Ternyata lama-lama ada dari mereka yang jenuh dan akhirnya bolos les haha. Tapi itu bukan alasan utama mereka bolos kok, alasan utamanya ya tugas-tugas kelompok, uprak, dan tugas2 lain yang nggak bisa diremehkan. Di sela-sela itu masing-masing dari kita mulai menata masa depan dan bermimpi tentang kemana kami akan melanjutkan sekolah. Ada saat di mana kami down karena merasa nggak sanggup dan merasa mimpi itu terlalu sulit untuk digapai. Galau karena nggak tau harus melanjutkan kemana, galau karena pilihan orang tua berbeda dengan pilihan kita. Di saat inilah kami mulai saling menguatkan satu sama lain, menyemangati satu sama lain, dan mendoakan satu sama lain. Kita mulai berkomitmen untuk berjuang bersama, jangan sampai ada yang tertinggal. Aku merasa, baru kelas XII ini kita bisa saling cerita menumpahkan semuanya ke temen-temen tanpa harus ada yang ditutup-tutupi, tanpa aku harus berpikir bagaimana aku bersikap saat berbicara dengan mereka. Kita lebih banyak menghabiskan waktu di kelas dan membuka sesi konsultasi untuk menemukan solusi yang mungkin akan sedikit berguna bagi kita dalam menata masa depan. Nggak cuma yang manis-manis dan unyu-unyu di "Senior Year" ini, kita juga sempet ada cekcok yang menimbulkan chaos yang akhirnya bisa membuat kita menginstropeksi diri kita masing-masing. Setelah instrospeksi dan menyadari kesalahan, satu per satu dari kita mulai meminta maaf dan karena hal itu lah kita lagi lagi menjadi semakin dekat lagi. Aku kira sekarang kita sudah benar-benar memahami dan mengenal satu sama lain. Kita sudah hafal watak dan kebiasaan tiap anak. Kita sudah seperti keluarga. Keluarga Aset :')
3 tahun bersama tidak pernah berganti kelas, mungkin sedikit membuat kita agak asing dengan "guyonan" di luar kelas, dan mungkin "guyonan" kita sama sekali nggak bisa dibawa keluar kelas. Tapi karena 3 tahun inilah kita bisa menjadi seperti sekarang ini, menjadi sebuah keluarga. Kita mungkin bukan anak eksis yang punya banyak teman sampai tumpeh-tumpeh atau anak esktrovert yang bisa kesana kemari, aku tidak tahu bagaimana dengan teman-teman, tapi disinilah aku meyakini bahwa aku telah menemukan teman sejati dan memahami arti dari "persahabatan sejati" :)
Kurang lebih satu bulan lagi kita akan benar-benar berpisah. Kita akan membuka lembaran baru, memulai hidup baru dan mencapai cita-cita dan mimpi kita sesungguhnya. Inilah awal perjuangan kita. Semoga setelah ini jika ada reuni 10 atau 20 tahun mendatang, kita bisa bertemu lagi menjadi orang yang sukses, sukses sesuai dengan takaran kita dan membawa cerita kita masing-masing.
So, is it the end of our friendship? I don't think so. Its the beginning of our wonderful story :)
Siapa pun yang baru lulus hampir bisa dipastikan ngomong begini "nggak terasa ya udah 3 taun, uda lulus SMA." and so do I :)
Memang 3 tahun itu waktu yang sangat singkat, sangaaat singkat, apalagi jika kau menikmatinya. Dan aku, sangat menikmati proses yang kulalui di tempat tercinta ini. Memang tidak semuanya manis, banyak pahitnya dan dukanya juga. Bahkan waktu kelas X dulu aku sempat berpikir "seandainya aku bisa pindah sekolah." atau "aduh kenapa sekolah ini nggak kayak sekolah yang lain, sih." dan yang paling kekanak-kanakan saat malam hari MOS kedua aku sempat menangis dan merengek pada orang tuaku untuk tidak ikut MOS saja dan dibuatkan surat ijin tidak masuk -,,-
Tempe, ya...
Hahaha tapi nggak apa, karna semua hal itulah yang membuat aku menyadari betapa uniknya, luar biasanya, kerennya, hebatnya tempat ini :)
Aku yang dulu awalnya cuma cewek 15 tahun bisa yang polos, lugu (lucu dan guoblok wkwk), self minded, lelet, ngga bisa apa-apa sekarang sudah selesai diproses oleh tempat ini. Ngga tau juga hasilnya mateng atau nggak, kualitas pro atau KW super, tapi aku tetep bersyukur karena di sini lah aku mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan teman-teman yang luar biasa juga, yang mungkin nggak bisa aku dapatkan di tempat lain. Aku yang dulunya belum ngerti apa artinya persahabatan yang sebenarnya, setia kawan, rela berkorban, kontribusi, dlsb rasanya sekarang aku mulai memahaminya.
Aku ngga akan cerita gimana dahsyatnya tempat ini menelorkan pemimpin-pemimpin peradaban yang hebat, karena pasti sudah banyak blog dan orang yang bercerita mengenai hal ini hehe. Di sini aku ingin bercerita se-upil cerita yang mungkin belum banyak orang yang menceritakannya, saat aku bertemu dengan teman-teman -- yang tidak pernah kusangka akan menjadi teman terbaikku :)
Berawal dari berakhirnya Perisai, Kamis 15 Juli 2010. Tiap anak di kelas memperkenalkan dirinya masing-masing, jujur sebenarnya sekarang aku sudah lupa bagaimana perkenalannya dulu, aku cuma inget samar-samar seiprit. Yang benar2 aku ingat cuma perkenalannya Askar yang tiba2 matanya kedip-kedip sendiri dan kepalanya tengeng2 sendiri (maaf ya Kar, tapi aku bingung nggambarin ekspresimu itu gimana...) dan Esther yang bilang, "Nanti kalo kepala saya udah nempel meja, mohon dibangunkan yah." dan siapa sangka anak yang kepalanya gampang banget nempel meja ini sekarang sudah menjadi "Maba Fakultas Psikologi Universitas Indonesia" :) Ohyaa ada satu lagi! tidak perlu sebut nama -- anak ini waktu perkenalan sempat menarik perhatianku. Celananya dilinting. Hehehe, tapi kan waktu itu aku belum tau maksudnya apa....
Kelas X menjadi masa adaptasi yang lumayan susah buat aku. Itu buktinya sampai pingin pindah sekolah hahaha. Ternyata SMA lumayan "keras" juga ya haha. Seperti anak SMP baru lulus yang lain, rasanya itu pingin baliiik aja ke SMP lagi, ketemu temen SMP lagi, tapi sederet jadwal sekolah dan generasi memupuskan niatku itu. ah.... Tapi siapa sangka, justru inilah awal dari semuanya!
Cheerliar... agak kagok gimana gitu ya.. kita baru kenal ada 2 bulanan mungkin terus tiba2 disuruh kompak, ngerjain ini itu, belajar sambil latiah cheerliar, belajar sambil bikin pom-pom. Awalnya seneng banget sih, maklum belum nemu ginian sebelumnya, terus sempet stress sampai nangis2 karena nggak selesai, tapi akhirnya seneng lagi karena dari cheerliar ini tanpa aku sadari ternyata aku udah belajar banyak hal. Kompak, rela ngeluangin waktu buat sesama, manajemen waktu juga, setia kawan, dlsb yang positif lah intinya. Dari sini juga aku mulai kenal pribadi tiap anak, gimana kalo mereka bekerja dalam suatu tim, siapa yang punya skill leadership, siapa yang rajin, siapa yang pekerja keras, siapa yang ternyata awesome bgt, siapa yang sukanya cuma dateng duduk trs ongkang-ongkang, siapa yang idc banget hahaha. Pokoknya hampir semua sifat anak kebuka deh haha, ya walaupun belum sepenuhnya tapi itu uda cukup menggambarkan pribadi tiap anak :D tapi yang terpenting karena kegiatan ini kita makin memahami satu sama lain, kita makin kenal satu sama lain, makin sayang dan makin deket! hehe. Sebenernya ngga cuma cheerliar aja yang bikin kita deket, cereal cemol juga, dan yang paling greget, LIBURAN KELAS! wohooo
mungkin efeknya ngga sampai kayak cheerliar yang sifat tiap anak jd keluar, tp di liburan ini kita jadi makin deket karena kita punya waktu sehari penuh sama temen sekelas, ah unyu kan.
Tapi sejujurnya... waktu itu aku masih agak awkward sama kalian...
Kelas XI, wuh masa-masa yang indah katanya. Memang sih masa-masa kelas XI ini masa gencar2nya ikut organisasi, kepantiaan, lomba-lomba, dan main-main haha. Tapi mungkin agak beda cerita buat yang fokus olim. Eh tapi siapa tau definisi "main-mainnya" mereka malah belajar, kan persepsi orang bisa beda-beda hehe dan semua orang bebas memaknai kata atau kiasan yang mereka pilih :). Awal-awal tahun kelas XI banyak aku habiskan di SS dan kepanitian, memang jadi kurang kumpul sama temen-temen tapi aku juga mendapat pembelajaran yang berharga kok, jadi tetep ada imbal baliknya. Setengah tahun berikutnya, masa yang indah! Tiap anak sudah jadi "expert" di bidangnya masing-masing, ada yang jadi "petinggi", ketua SS, kordiv, korbid, BPH apapun itu di OSIS, kepanitiaan, SS, dan lain sebagainya. Rasanya kayak informasi apa aja kita tau karena jadi pengurusnya hahaha. Ini juga jadi masa-masa yang sibuk buat kita karena kita punya banyak tugas dan amanah di tempat kita berkontribusi. Dari sini aku jadi tau betapa "sangar" nya tiap anak, mereka punya bidangnya sendiri-sendiri. Tapi tetep, kalo balik ke kelas, kesangaran mereka ludes hahaha. Kalau udah di kelas yaudah jadi seperti murid SMA pada umumnya haha, tapi kalau uda di lapangan, wuuu beda jauh ._.
Hebatnya kita, di kelas XI masa yang super sibuk ini kita masih sempet liburan kelas lagi wuhuuu dan nggak tanggung-tanggung. Kemanaa?? BALI! Kita emang jarang jalan bareng, tapi sekali jalan, nggak tanggung-tanggung! hahaha. Kali ini nggak cuman sehari, tapi 4 hari. Menghabiskan waktu bersama-sama 4 hari membuat kita lagi-lagi semakin dekat satu sama lain, 4 hari kita habiskan penuh kegembiraan dan tawa, 4 hari kita habiskan dengan bercanda dan bersenang-senang. Saat itu kita ingin waktu untuk berhenti berputar sejenak, kita ingin merasakan kebersamaan dan kegembiraan lebih lama lagi... dan semenjak itulah... Aku sudah benar-benar nggak awkward sama kalian :')
Kelas XII, the senior year.
Bayang-bayang perpisahan sudah menghantui. Padahal rasanya baru saja kemarin kita selesai Perisai, kenalan, ke Bali, tapi sekarang sudah di penghujung tahun. Masing-masing dari kita mulai menata masa depan. Masa sibuk berorganisasi sudah berganti dengan sibuk belajar dan les. Aku sendiri, di awal tahun kelas XII merasa sangat hampa. Rasanya saat itu tiap anak seperti datang-duduk-belajar-pulang. Saat bel pulang berbunyi, 30 menit kemudian kelas sudah kosong.
Tapi ternyata itu hanya sebentar! Haha. Ternyata lama-lama ada dari mereka yang jenuh dan akhirnya bolos les haha. Tapi itu bukan alasan utama mereka bolos kok, alasan utamanya ya tugas-tugas kelompok, uprak, dan tugas2 lain yang nggak bisa diremehkan. Di sela-sela itu masing-masing dari kita mulai menata masa depan dan bermimpi tentang kemana kami akan melanjutkan sekolah. Ada saat di mana kami down karena merasa nggak sanggup dan merasa mimpi itu terlalu sulit untuk digapai. Galau karena nggak tau harus melanjutkan kemana, galau karena pilihan orang tua berbeda dengan pilihan kita. Di saat inilah kami mulai saling menguatkan satu sama lain, menyemangati satu sama lain, dan mendoakan satu sama lain. Kita mulai berkomitmen untuk berjuang bersama, jangan sampai ada yang tertinggal. Aku merasa, baru kelas XII ini kita bisa saling cerita menumpahkan semuanya ke temen-temen tanpa harus ada yang ditutup-tutupi, tanpa aku harus berpikir bagaimana aku bersikap saat berbicara dengan mereka. Kita lebih banyak menghabiskan waktu di kelas dan membuka sesi konsultasi untuk menemukan solusi yang mungkin akan sedikit berguna bagi kita dalam menata masa depan. Nggak cuma yang manis-manis dan unyu-unyu di "Senior Year" ini, kita juga sempet ada cekcok yang menimbulkan chaos yang akhirnya bisa membuat kita menginstropeksi diri kita masing-masing. Setelah instrospeksi dan menyadari kesalahan, satu per satu dari kita mulai meminta maaf dan karena hal itu lah kita lagi lagi menjadi semakin dekat lagi. Aku kira sekarang kita sudah benar-benar memahami dan mengenal satu sama lain. Kita sudah hafal watak dan kebiasaan tiap anak. Kita sudah seperti keluarga. Keluarga Aset :')
3 tahun bersama tidak pernah berganti kelas, mungkin sedikit membuat kita agak asing dengan "guyonan" di luar kelas, dan mungkin "guyonan" kita sama sekali nggak bisa dibawa keluar kelas. Tapi karena 3 tahun inilah kita bisa menjadi seperti sekarang ini, menjadi sebuah keluarga. Kita mungkin bukan anak eksis yang punya banyak teman sampai tumpeh-tumpeh atau anak esktrovert yang bisa kesana kemari, aku tidak tahu bagaimana dengan teman-teman, tapi disinilah aku meyakini bahwa aku telah menemukan teman sejati dan memahami arti dari "persahabatan sejati" :)
Kurang lebih satu bulan lagi kita akan benar-benar berpisah. Kita akan membuka lembaran baru, memulai hidup baru dan mencapai cita-cita dan mimpi kita sesungguhnya. Inilah awal perjuangan kita. Semoga setelah ini jika ada reuni 10 atau 20 tahun mendatang, kita bisa bertemu lagi menjadi orang yang sukses, sukses sesuai dengan takaran kita dan membawa cerita kita masing-masing.
So, is it the end of our friendship? I don't think so. Its the beginning of our wonderful story :)
Selasa, 09 Juli 2013
Menyesal, Bro
Rasa menyesalnya baru datang akhir-akhir ini.
Atau sebenarnya sudah datang dari dulu tapi aku tidak menghiraukannya.
Nyesel bro, gue #eaaa
Nyesel karena dulu aku nggak menggunakan waktuku dengan sebaik-baiknya untuk membuat kenangan-kenangan manis dengan orang-orang yang kutemui.
Penyesalan yang lebih dalam... Karena aku nggak bisa (gagal) membangun relasi yang baik dengan orang-orang yang kukenal. Akhirnya kami hanya saling mengingat sebatas nama saja. Kurang lebih begitu. Aku terlalu asyik dengan diri dan duniaku sendiri, sampai-sampai nggak menghiraukan apa yang ada disekitarku.
Sedih.... Banget....
Seperti kata orang di Timeline twitter kapan hari, "Kita nggak akan bisa menghargai sesuatu, sampai kita merasakan kehilangan."
Aku berharap hal ini nggak akan terulang lagi di kemudian hari. Semoga mulai hari ini aku bisa mulai membuat kenangan-kenangan manis dengan setiap orang yang kutemui dan yang lebih penting, membangun relasi yang baik dengan mereka dan tahan lama. Amin.
Masih sediiih :(
Atau sebenarnya sudah datang dari dulu tapi aku tidak menghiraukannya.
Nyesel bro, gue #eaaa
Nyesel karena dulu aku nggak menggunakan waktuku dengan sebaik-baiknya untuk membuat kenangan-kenangan manis dengan orang-orang yang kutemui.
Penyesalan yang lebih dalam... Karena aku nggak bisa (gagal) membangun relasi yang baik dengan orang-orang yang kukenal. Akhirnya kami hanya saling mengingat sebatas nama saja. Kurang lebih begitu. Aku terlalu asyik dengan diri dan duniaku sendiri, sampai-sampai nggak menghiraukan apa yang ada disekitarku.
Sedih.... Banget....
Seperti kata orang di Timeline twitter kapan hari, "Kita nggak akan bisa menghargai sesuatu, sampai kita merasakan kehilangan."
Aku berharap hal ini nggak akan terulang lagi di kemudian hari. Semoga mulai hari ini aku bisa mulai membuat kenangan-kenangan manis dengan setiap orang yang kutemui dan yang lebih penting, membangun relasi yang baik dengan mereka dan tahan lama. Amin.
Masih sediiih :(
Minggu, 05 Mei 2013
Let's do the harlem shake by AsetSmala
High school is almost over, tapi kenangan dan kegilaan kita tetep nggak ada abis-abisnya guys!!! c:
dan ini adalah buktinya...
Colo Terrorista AsetSmala right before the English practical exam
and Colo Terrorista AsetSmala right after the English practical exam
only the girls that doing this hihihi Colo Terrorista AsetSmala Part 2
(the youtube embed coudn't come out)
it's very nice to know u all guys! AsetSmala !
dan ini adalah buktinya...
Colo Terrorista AsetSmala right before the English practical exam
and Colo Terrorista AsetSmala right after the English practical exam
only the girls that doing this hihihi Colo Terrorista AsetSmala Part 2
(the youtube embed coudn't come out)
it's very nice to know u all guys! AsetSmala !
Minggu, 23 Desember 2012
Mana yang Lebih Penting: Peluang atau Ambisi?
Masa kelas 12 ini benar-benar masa yang penuh gejolak
Masa yang juga penuh dengan penyesalan...
Gimana enggak?
Penuh gejolak dan penyesalan karena,
Aku punya ambisi, tapi nggak ada tempat dan waktu untuk mewujudkannya
Banyak peluang yang lewat, tapi aku melewatkannya begitu saja, karena aku tidak pandai dalam memanage sesuatu...
Aku ini adalah tipe orang yang mudah besar kepala
Dipuji sedikit saja, rasanya sudah melayang
Karyaku diapresiasi sedikit saja, sudah merasa punya potensi terpendam
Kalau orang-orang setuju dan senang dengan ide-ide dan konsep yang aku buat, rasanya sudah merasa diri ini "Wah, gilak mereka suka sama ideku"
GR banget emang...
Tapi di kelas 12 ini aku baru sadar, kalau sebenarnya ternyata aku telah memilih jalan yang "agak menyimpang"
Minat, kemampuan, bakat yang aku punya rasanya semua tidak sinkron
Kemampuan A, tapi minatku di B
Bakat C, tapi aku tidak tahu bagaimana cara mengembangkannya. Entah karena memang tidak ingin untuk mengembangkannya lebih lanjut atau karena faktor lainnya...
Kadang rasanya sangat menyebalkan saat tahu bahwa aku dapat mempelajari sesuatu dengan mudah, tapi diri ini tidak berminat untuk mengembangkannya
dan saat aku sangat ingin mempelajari sesuatu dan mengembangkannya, tapi diri ini ternyata tidak mumpuni untuk melakukannya...
menyebalkan...
Punya ambisi, tapi tidak ada peluangnya
Ada peluang, tapi tidak berambisi disitu
Saat aku mulai mengutarakan keinginanku untuk menekuni suatu bidang yang menjadi ambisiku dan sinkron dengan kemampuan yang aku miliki, orang tua malah bilang,
"Memang bisa jadi apa disitu?"
"Memang bisa dapat duit berapa?"
"Memang bisa terkenal kamu disitu?"
"Memang dengan begitu bisa hidup enak?"
"Peluangnya sedikit, cari yang lain saja."
Huft, apa mereka tidak tahu,
Dengan itu aku bisa menjadi diriku sendiri
Kalau jadi diri sendiri, kita bisa bahagia kan?
Lagipula kesuksesan itu akan datang dengan sendirinya apabila kita hidup bahagia
Jadi, mana yang lebih penting, peluang atau ambisi?
Mana yang harus didahulukan, peluang atau ambisi?
Mana yang harus diperhatikan, peluang atau ambisi?
Mana? Mana? Yang mana?
Dipilih, dipilih, dipilih....
Masa yang juga penuh dengan penyesalan...
Gimana enggak?
Penuh gejolak dan penyesalan karena,
Aku punya ambisi, tapi nggak ada tempat dan waktu untuk mewujudkannya
Banyak peluang yang lewat, tapi aku melewatkannya begitu saja, karena aku tidak pandai dalam memanage sesuatu...
Aku ini adalah tipe orang yang mudah besar kepala
Dipuji sedikit saja, rasanya sudah melayang
Karyaku diapresiasi sedikit saja, sudah merasa punya potensi terpendam
Kalau orang-orang setuju dan senang dengan ide-ide dan konsep yang aku buat, rasanya sudah merasa diri ini "Wah, gilak mereka suka sama ideku"
GR banget emang...
Tapi di kelas 12 ini aku baru sadar, kalau sebenarnya ternyata aku telah memilih jalan yang "agak menyimpang"
Minat, kemampuan, bakat yang aku punya rasanya semua tidak sinkron
Kemampuan A, tapi minatku di B
Bakat C, tapi aku tidak tahu bagaimana cara mengembangkannya. Entah karena memang tidak ingin untuk mengembangkannya lebih lanjut atau karena faktor lainnya...
Kadang rasanya sangat menyebalkan saat tahu bahwa aku dapat mempelajari sesuatu dengan mudah, tapi diri ini tidak berminat untuk mengembangkannya
dan saat aku sangat ingin mempelajari sesuatu dan mengembangkannya, tapi diri ini ternyata tidak mumpuni untuk melakukannya...
menyebalkan...
Punya ambisi, tapi tidak ada peluangnya
Ada peluang, tapi tidak berambisi disitu
Saat aku mulai mengutarakan keinginanku untuk menekuni suatu bidang yang menjadi ambisiku dan sinkron dengan kemampuan yang aku miliki, orang tua malah bilang,
"Memang bisa jadi apa disitu?"
"Memang bisa dapat duit berapa?"
"Memang bisa terkenal kamu disitu?"
"Memang dengan begitu bisa hidup enak?"
"Peluangnya sedikit, cari yang lain saja."
Huft, apa mereka tidak tahu,
Dengan itu aku bisa menjadi diriku sendiri
Kalau jadi diri sendiri, kita bisa bahagia kan?
Lagipula kesuksesan itu akan datang dengan sendirinya apabila kita hidup bahagia
Jadi, mana yang lebih penting, peluang atau ambisi?
Mana yang harus didahulukan, peluang atau ambisi?
Mana yang harus diperhatikan, peluang atau ambisi?
Mana? Mana? Yang mana?
Dipilih, dipilih, dipilih....
Jumat, 07 September 2012
Khayal
Tertuang akibat proses kebuntuan,
akankah salah satu dari yang ada di bawah ini menjadi tempatku kelak?
- farmasi UA
- Tekkim ITS
- TL ITS
- Ilmu Komunikasi UA
- Sastra Korea Unesa
(silahkan tertawa pada pilihan terakhir saya)
yeah..., let's see...
[UPDATE]
the result has been out!
Thank God, finally i got accepted in Farmasi UA :)
thank u so much for u all!
[UPDATE]
the result has been out!
Thank God, finally i got accepted in Farmasi UA :)
thank u so much for u all!
Minggu, 26 Agustus 2012
why you'd love to be here
mungkin desainnya kurang "wah" tapi semoga maksudnya dapat tersampaikan dengan baik kepada pembaca :)
created by: me
Rabu, 22 Februari 2012
3FC 2K12!
SS PAS-Q V SMAN 5 Surabaya proudly presents 3FC 2K12!
3FC (Flag Force Formation Competition) adalah lomba paskibra yang diadakan setiap 2 tahun sekali oleh SS PAS-Q V SMAN 5 Surabaya. Yang akan dilombakan adalah PBB dasar dan formasi. Juga ada cerdas cermat (khusus kategori SMA) seputar ilmu pengetahuan umum, kepaskibraan, dan logika. Tahun ini menjadi tahun ketiga diadakannya 3FC dan wilayahnya sudah mencakup se-Germakertasusila (Gresik, Madura, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan). Tahun ini 3FC menyajikan konsep yang berbeda, yakni dari segi peserta. 3FC 2K12 diadakan bagi siswa-siswi SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat.
Untuk hadiahnya, ada Juara PBB dan Formasi 1,2, dan 3 masing-masing akan mendapatkan trofi, sertifikat juara, dan uang pembinaan masing-masing sebesar 1.000.000 rupiah, 750.000 rupiah dan 500.000 rupiah. Kemudian untuk cerdas cermat ada juara 1 dan 2 masing-masing akan mendapatkan sertifikat juara dan uang pembinaan masing-masing 300.000 rupiah dan 150.000 rupiah. Juga tidak lupa untuk best danton dan yang paling ditunggu-tunggu, yakni Juara Umum.
Lomba ini akan diadakan pada tanggal 1 April 2012 di SMAN 5 Surabaya, Jl. Kusuma Bangsa no. 21, Surabaya. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 20 Februari 2012 - 18 Maret 2012 dan bertempat di SMAN 5 Surabaya setiap hari Senin-Kamis (pk 15.30-17.00); Jumat (pk 15.15-17.00); Sabtu (pk 09.00-13.00). Biaya pendaftaran untuk kategori SMA sebesar Rp 200.000,00 dan kategori SMP sebesar Rp 175.000,00.
TM 1 akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, untuk info selengkapnya akan diberitahukan menyusul :)
Ayo-ayo bagi yang tertarik atau merasa sekolahnya belum mendapatkan undangan resmi dari kami bisa menghubungi Sekar: +6285645609752 atau April: +6285645115074 atau follow account twitter kami @3FC_2K12 untuk info lebih lengkap. Kuota terbatas! Jadi tunggu apalagi? Ayo segera daftarkan sekolah kalian dan jadilah pemenang!
3FC 2K12! Pemuda untuk masa depan! :D
Jumat, 17 Februari 2012
The Last Experience
baru sadar, minggu kemarin tanggal 12 februari 2012
KORSA SMAN 13 Surabaya
adalah lomba terakhir untuk angkatan XIX
kesempatan terakhir kami untuk mengukir prestasi
Puji Tuhan, di kesempatan terakhir itu kami berhasil mengukir prestasi bersama angkatan XX
adik-adik kami, dimana kami meletakkan harapan besar kami pada mereka
Puji Tuhan di kesempatan terakhir itu juga, kami bisa merasakan bagaimana rasanya didukung penuh oleh orang lain, dan saat itu juga menjadi pengalaman pertama kami, angkatan XIX
terharu rasanya, sungguh
tak terasa, sebentar lagi XIX akan segera berhenti berderap
kalian yang akan menggantikan kami
meneruskan dan mewujudkan mimpi-mimpi besar kami yang tertunda
harapan kami ada di pundak kalian....
KORSA SMAN 13 Surabaya
adalah lomba terakhir untuk angkatan XIX
kesempatan terakhir kami untuk mengukir prestasi
Puji Tuhan, di kesempatan terakhir itu kami berhasil mengukir prestasi bersama angkatan XX
adik-adik kami, dimana kami meletakkan harapan besar kami pada mereka
Puji Tuhan di kesempatan terakhir itu juga, kami bisa merasakan bagaimana rasanya didukung penuh oleh orang lain, dan saat itu juga menjadi pengalaman pertama kami, angkatan XIX
terharu rasanya, sungguh
tak terasa, sebentar lagi XIX akan segera berhenti berderap
kalian yang akan menggantikan kami
meneruskan dan mewujudkan mimpi-mimpi besar kami yang tertunda
harapan kami ada di pundak kalian....
Kamis, 12 Januari 2012
goodbye, laoshi :')
this is the last memories of us with our lovely, cute, and kindhearted laoshi...
aset smala with laoshi last picts
she's so cute & nice, isn't she?
taken by me w/ probo's camera
谢谢, 老实 !
Xièxiè, Lǎoshí!
我们会想念你
Wǒmen huì xiǎngniàn nǐ
明天见 老实 :')
Míngtiān jiàn, Lǎoshí!
we love you, laoshi mega :)
Selasa, 20 Desember 2011
VAKUM!
sebelum nulis ini sebenernya juga udah lama banget vakum -__-
but it's okay, sekarang saya akan mengeluarkan pengumuman resminya *ceileh*
yaaa sebelum bener2 vakum pengen cerita dikit2 nih soal kesibukan sekarang. lebih tepatnya alasan saya vakum.
akhir2 ini banyak banget urusan diklat. baik urusan diklat paski ato pararela. bener-bener harus fokus kalo hasilnya mau maksimal dan sampai sekarang urusan ini masih belum selesai *semangaaaat!!*, jadi, nggak ada waktu buat ngeblog lagi hehe. Sekarang juga udah kelas XI, pelajaran makin susah, tugas makin bejibun, KKM juga naik jadi 80 jadi kalo ada waktu senggang lebih dimanfaatin buat belajar ketimbang ngeblog hehe.Dan yang terakhir.. barusan saya dapet amanah baru, amanah yang cukup besar. Amanah yang butuh waktu, pikiran dan tanggung jawab yang nggak main-main yang akan saya jalanin kurang lebih selama satu tahun ke depan. Yaah kemungkinan besar karena hal ini saya bakal jarang ngeblog lagi. Don't miss me yay *halah*
Terakhir, karena saya udah pegang sebuah amanah baru, mohon doanya ya ^^
semoga saya nggak ngecewain orang-orang yang udah mempercayakan amanah ini ke saya.
semoga saya dapat membawa apa yang saya bawa ini menjadi lebih baik lagi, lebih maju lagi, dan bisa kasih manfaat ke lingkungan sekitarnya. Amiiin.
okay, that's all, i'll resign for some time. don't miss me yaah *hug hug*
but it's okay, sekarang saya akan mengeluarkan pengumuman resminya *ceileh*
yaaa sebelum bener2 vakum pengen cerita dikit2 nih soal kesibukan sekarang. lebih tepatnya alasan saya vakum.
akhir2 ini banyak banget urusan diklat. baik urusan diklat paski ato pararela. bener-bener harus fokus kalo hasilnya mau maksimal dan sampai sekarang urusan ini masih belum selesai *semangaaaat!!*, jadi, nggak ada waktu buat ngeblog lagi hehe. Sekarang juga udah kelas XI, pelajaran makin susah, tugas makin bejibun, KKM juga naik jadi 80 jadi kalo ada waktu senggang lebih dimanfaatin buat belajar ketimbang ngeblog hehe.Dan yang terakhir.. barusan saya dapet amanah baru, amanah yang cukup besar. Amanah yang butuh waktu, pikiran dan tanggung jawab yang nggak main-main yang akan saya jalanin kurang lebih selama satu tahun ke depan. Yaah kemungkinan besar karena hal ini saya bakal jarang ngeblog lagi. Don't miss me yay *halah*
Terakhir, karena saya udah pegang sebuah amanah baru, mohon doanya ya ^^
semoga saya nggak ngecewain orang-orang yang udah mempercayakan amanah ini ke saya.
semoga saya dapat membawa apa yang saya bawa ini menjadi lebih baik lagi, lebih maju lagi, dan bisa kasih manfaat ke lingkungan sekitarnya. Amiiin.
okay, that's all, i'll resign for some time. don't miss me yaah *hug hug*
Jumat, 26 Agustus 2011
esensi belajar keras
"In this society, there are rules. You have no choice but have to live by those rules. Who do you think made those rules? Smart people. The rules of the law, of education, of real estate, of taxation, of finance, of wages, they were all made by smart people, all to their advantage and to make their own lifes better. But rules that are disadvantageous to them are bound and twisted up so complicatedly, that people who aren’t smart can’t figure them out. Smart people use these rules to live well and eat well."
"If you don’t want to be fooled and be defeated by them, there is only one way. Study. Only studying. Study hard. Clamp your teeth down and study until you think you’ll die."
"That you’re not good students, you can’t say anything back, so you just hide in the corner. The society that is ruled by people with money and power, you say makes you sick? If that’s the case, why don’t you become the ones to make the rules. Don’t live as trash, just complaining in the background. Become people that fix this society with new rules! The chance to change your life is right there in front of you. Jump on it! Study!"
by Kang Seok Ho - God of Study
belajar itu, bisa macam-macam kan ;;)
Senin, 08 Agustus 2011
my "memories" pict
Suddenly, i found this image in a file on my computer, i've made it so long time ago and i don't know kenapa tiba-tiba aku bisa ngedit foto seniat ini .___.
Selasa, 26 Juli 2011
Mars Sekolah
Mars SMP Negeri 6 Surabaya
Kami putra dan putri semua pelajar SMP Negeri 6
Kami belajar dan bekerja menjunjung negara dan bangsa
Kami putra dan putri semua siap membangun negara
Melaksanakan tugas suci berbakti pada Ibu Pertiwi
Langkahkan kaki ayunkan lengan belajar dan bekerja
Ucapkan janji sumpah setia untuk Indonesia Jaya!
Mars SMA Negeri 5 Surabaya
Smalane suci dalam pikiran
Smalane benar jika berkata
Smalane tepat dalam tindakan
Smalane dapat dipercaya
Kami belajar dan bekerja menjunjung negara dan bangsa
Kami putra dan putri semua siap membangun negara
Melaksanakan tugas suci berbakti pada Ibu Pertiwi
Langkahkan kaki ayunkan lengan belajar dan bekerja
Ucapkan janji sumpah setia untuk Indonesia Jaya!
Mars SMA Negeri 5 Surabaya
Smalane suci dalam pikiran
Smalane benar jika berkata
Smalane tepat dalam tindakan
Smalane dapat dipercaya
Selama ini, selama saya menimba ilmu di sekolah, sekolah saya selalu memiliki mars. Menurut saya mars ini memiliki arti yang mendalam, bukan hanya sebuah lagu yang harus dihafalkan dan kemudian dinyanyikan oleh murid-muridnya secara serempak dan dalam nada yang tepat. Tidak, mars sekolah tidak hanya seputar itu. Terima kasih untuk SMPN 6 Surabaya dan SMAN 5 Surabaya yang telah menyediakan tempat bagi saya untuk menimba ilmu disini. Terima kasih atas segala kenangan yang lahir dari tempat-tempat ini. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari pengalaman hidup saya. Saya bangga dan bersyukur bisa menuntut ilmu di kedua sekolah ini :)
Kemudian, ada satu lagi, sebuah lagu yang boleh dikatakan sebagai "mars"...
Di dalam pelatihan tidak pernah memalukan
Sukses dalam tugas suatu kebanggaan
Smalabaya Smalabaya andalanku andalanku
Seniorku seniorku idolaku idolaku
PAS-Q lima PAS-Q lima itulah diriku
Majulah PAS-Q lima ayo terus maju
Sukses dalam tugas suatu kebanggaan
Smalabaya Smalabaya andalanku andalanku
Seniorku seniorku idolaku idolaku
PAS-Q lima PAS-Q lima itulah diriku
Majulah PAS-Q lima ayo terus maju
yap, sebuah tempat yang telah merubah diri saya. Terima kasih untuk Pas-Q lima atas semua pelajaran berharganya selama ini :)
Jumat, 08 Juli 2011
Selamat Datang
"Selamat datang generasi hebat berkepribadian tangguh calon pemimpin peradaban"
"Pedang yang paling bagus adalah pedang yang DITEMPA dengan bara api terpanas dan dengan pukulan palu terkuat."
Be proud to be smalane!
"Pedang yang paling bagus adalah pedang yang DITEMPA dengan bara api terpanas dan dengan pukulan palu terkuat."
Be proud to be smalane!
Rabu, 15 Juni 2011
Hwating!
Sebentar lagi memang liburan. Waktunya beristirahat sejenak dari segala rutinitas sekolah yang begitu padat dan melelahkan. Tapi sepertinya saya tidak diperbolehkan untuk berhenti sejenak. Apa yang sudah saya ambil di awal harus saya selesaikan dalam waktu dekat ini. Capek, pasti. Stress, belum tapi mungkin saya akan mengalaminya. Tugas yang akan saya hadapi ini memang bukanlah tugas yang mudah. Bukan tugas sekolah memang, tapi sangat penting. Semoga saja saya tidak mengulangi kesalahan yang saya buat sebelumnya dan tidak lari dari masalah. Jujur, sebelumnya saya sempat merasa begitu penat dengan tugas yang harus saya jalani itu, dan mungkin teman-teman menganggap saya lari dari masalah ini. Benar, saya sempat lari dari masalah dan tidak memerdulikan lagi masalah itu. Maaf. Tapi sekarang saya sadar, semakin tua seseorang maka tanggung jawab yang harus diembannya juga semakin besar. Semakin tua, kita harus belajar untuk menjadi semakin dewasa. Saya harap saya bisa menjadi seperti itu. Agak kaget juga, setelah saya pikir baik baik, ternyata banyak sekali tugas yang harus saya jalani pada saat liburan dan kenaikkan kelas nanti. Masalah sekolah, SS, kepanitiaan dan juga yang ada diluar itu. Memang sudah resikonya. Tidak ada pilihan lain selain menjalaninya dengan semangat dan sepenuh hati. Saya percaya, bahwa apapun yang dijalani dengan tidak setengah-setengah (total) akan membuahkan hasil yang baik dan memuaskan. Semoga saya benar-benar bisa mewujudkan ini. Semoga dari sini saya bisa memperbaiki diri saya menjadi lebih baik lagi (tidak berantakan seperti dulu) dan semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar. Terakhir, yang terpenting dari semuanya, semoga tugas ini dapat saya selesaikan dengan baik dan sukses juga membawa hasil yang baik bagi orang-orang di sekitar saya.
Keep positive & optimist
I can do it! If someone can do it, why can't I?
Fighting!!
Sabtu, 11 Juni 2011
Rabu, 11 Mei 2011
antiklimaks
yap mungkin cerita ini agak sedikit, ehem bukan sedikit, tapi memang "alay" tapi ya bolehlah diceritakan. Ceritanya waktu itu aku lagi latihan PBB sama anak-anak PAS-Q V, hari Rabu tanggal 11 Mei kemarin, kita latihan buat demo SS S2LC (Smala Science and Linguistic Competition, kompetisi yang diadain smala buat adek-adek SMP). Nah waktu itu kita lagi istirahat, kita bikin likok (duduk secara melingkar) di tengah lapangan utara. Eh bukan di tengah sih, agak ke timur, soalnya lapangan itu juga dipakai anak-anak voli latihan. Pas kita lagi serius-seriusnya ngomongin formasi, tiba-tiba aku denger suara anak anak voli yang bilang, "awas! awas!" dan ternyata nggak lama kemudian "baakkk!" bola volinya kena kepalaku. Keras banget, kepalaku juga sampai sakit banget. Tapi aku nggak berani noleh ke anak2 voli, aku cuma megangin kepalaku yang emang asli sakit banget sambil lihat ke arah yang lain. Terus aku denger anak-anak voli pada teriak-teriak nyebutin nama orang yang bikin bola itu kena kepalaku, nggak usah disebutin disini namanya hehe. Tapiii, nama orang yang mereka sebutin itu nama orang yang pernah aku sukain dulu. Ehm, bukan suka, mungkin ngefans atau kagum lebih tepatnya. Otomatis aku agak gimanaa gitu, aku jadi lebih nggak berani noleh ke arah mereka dan tiba-tiba orang yang mereka sebutin namanya itu dateng ke arahku ngambil bola yang jatuhnya nggak jauh dari aku *bolanya itu daritadi nggak diambil-ambil*. Teruuus abis ngambil bola, orang itu noleh ke arahku. Aku duduk dan dia berdiri, sambil berdiri dia ngomong ke aku, "gapapa dek? maaf ya deeek!" tapiii suaranya itu loohh, kaya nggak mengharapkan untuk dijawab, secara dia ngomongnya ceplas ceplos gitu, nadanya naik lagi --" yaudah aku jawabnya cuma geleng geleng sambil gerakin mulut "gapapa mas." tanpa suara. Terus orangnya balik lagi ke kawanannya, main voli lagi. Yaaah begitulah ceritanya, antiklimaks banget kan. Ceritanya klise mirip kaya di sinetron2 jaman dulu, tapi endingnya antiklimaks banget hahaha yasudahlah aku cuma mau sekedar sharing aja. OK, thanks fellas :D
Jumat, 15 April 2011
admiring
sedang mengagumi seseorang.
entahlah, tapi pastinya tak bisa kuceritakan.
yang pasti aku kagum banget sama orang itu.
hanya mengagumi, sekedar mengagumi, tak lebih.
dan aku berharap nggak akan lebih dari ini, karena aku nggak ingin sakit untuk yang kedua kalinya.
dan perasaan dengan orang yang lama juga masih ada.
aah ya sudahlaah :">
perasaanku tak dapat terdefinisikan, biarlah seperti ini adanya.
entahlah, tapi pastinya tak bisa kuceritakan.
yang pasti aku kagum banget sama orang itu.
hanya mengagumi, sekedar mengagumi, tak lebih.
dan aku berharap nggak akan lebih dari ini, karena aku nggak ingin sakit untuk yang kedua kalinya.
dan perasaan dengan orang yang lama juga masih ada.
aah ya sudahlaah :">
perasaanku tak dapat terdefinisikan, biarlah seperti ini adanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)












