we've all got both light and dark inside us what matters is the part we choose to action. That's who we really are.

Jumat, 14 Juni 2013

Rasanya Mau Mati Saja...

Dulu aku selalu heran dan menganggap remeh orang-orang yang lebih memilih mati atau ingin mati saat ada suatu masalah yang menghampiri. Aku tahu bahwa itu pasti masalah besar, tapi aku selalu mbatin "apa mereka ngga punya semangat hidup? Kenapa gini aja harus mati?"

Dan kini untuk pertama kalinya dalam hidupku, di umur yang masih 18 tahun aku merasa, "Rasanya aku ingin mati saja dan tidak menghadapi semua ini. Lebih baik aku mati."

Tidak pantas memang... Tapi kini aku tahu rasanya. Sebuah perasaan karena dirundung suatu hal yang sangat menggelisahkan yang mengakibatkan orang yang mengalaminya ingin mati saja...

Terima kasih untuk papa yang telah mengingatkan bahwa ini hanyalah sebagian kecil dari ujian hidup yang harus dilalui. Bagian yang sangaaaaaat kecil. Dan terima kasih untuk mama yang memiliki hati sekuat baja dalam menemani aku melewati semua hal ini. Setidaknya aku mulai tahu sedikit bagaimana pengorbanan dan rasanya menjadi seorang ibu.

Pelajaran yang sangat berharga, bahwa tidak ada tempat bagi kita untuk melarikan diri dari masalah. Kita harus bisa menghadapinya apapun keadaannya. Semua hal ini tidak murah harganya...

Aku juga mulai merasakan yang namanya "kekuatan Tuhan" Gaib tapi nyata, tidak bisa dilihat namun bisa dirasakan, sama seperti udara... dan semuanya benar-benar nyata. Apa yang selama ini hanya aku baca di artikel berita atau majalah (tentang kesaksian) benar-benar terjadi dalam hidupku!

Terima kasih untuk semua yang sudah membantu, semoga Tuhan membalas kebaikan kalian dan menganugerahkan hidup yang indah untuk kalian.

Aku sendiri di sini menganggap diriku sendiri sebagai contoh yang terjebak dalam sebuah permasalahan dan mungkin nanti masih ada yang akan menyusulku...

Dan satu hal lagi yang sangat penting, terkadang kamu tidak sadar, sebuah ucapan dari mulutmu bisa membuat hati orang lain hancur, sehancur-hancurnya. Semoga aku tidak jatuh ke lubang yang sama dan mengulangi kesalahan yang sama.

Aku akan membayar untuk mengganti rugi semuanya.

2 komentar:

Angga Prastya mengatakan...

seharusnya kamu harus lebih bersyukur dengan hidup kamu yg penderitaannya enggak ada apa-apanya dibanding aku

Aprillia Hardiyani Tanto mengatakan...

yes, thank you for the advice :)
anyway, tiap org punya standar ttg "penderitaan" hidupnya dan skg aku sdh mulai belajar dr penderitaan2 yg aku laluin buat lebih bersyukur lg :)