we've all got both light and dark inside us what matters is the part we choose to action. That's who we really are.

Sabtu, 12 November 2016

-

Kau pikir aku senang terjebak dalam suasana hati seperti ini? Kau pikir aku nyaman? Kau pikir aku biasa saja? Tidak.
Aku pun sesungguhnya ingin segera keluar dari lingkaran ini, menerima semuanya sebagai "kesialan sejenak semata" dan melepaskan, merelakan, dan mengikhlaskannya. Tapi itu sulit. Aku sedih berada dalam posisi ini tapi aku tak punya kekuatan untuk keluar dari sini. Kaulah penyebab dari semuanya. Entah sampai kapan aku akan berada dalam lingkaran ini. Mudah bagimu untuk berucap melalui mulutmu itu yang tidak merasakan bagaimana rasanya jadi aku. Rasanya aku ingin menangis tiap malam karena hal ini.

Jadi, siapa yang salah? Salahkah aku jika terus menuntut pertanggung jawaban darimu? Salahkah aku jika menyalahkanmu atas semua ini? Jika tidak, berikan aku alasan yang cukup kuat untuk tidak menuntutmu lagi.

Tidak ada komentar: